Mahkota Ratu Inggris Yang Berasal Dari Tumbuhan Dan Buah Jeruk Dipakai Saat Pernikahan

Radiosucr.com – Memang sudah menjadi hal yang asing lagi jika seseorang yang erasal dari darah bangsawan yang wanita seperti ratu terlihat memakai mahkota diatas kepalanya. Seperti para ratu yang berasal dari kalangan bangsawan sudah tidak aneh lagi jika pada saat hari pernikahannya menggunakan mahkota yang berhiaskan batu berlian.

Namun, apa yang akan terjadi jika mahkota yang baisanya terbuat dari batu berlian diganti dengan mahkota yang berasal dari rangkaian tumbuhan? Pastinya akan terlihat begitu aneh bukan? karena bukan hal yang wajar terlihat.

Sepanjang sejarah pernikahan yang ada di keluarga Kerajaan Inggris, ternyata pernah ada masanya para ratu dan putri memakai mahkota ‘alamiah’ berhiaskan bunga jeruk di hari spesialnya.

Tradisi satu ini berawal pada saat pernikahan Ratu Victoria dan Pangeran Albert yang berlangsung pada 10 April 1840. Kenapa bunga jeruk? Disebutkan bahwa tanaman tersebut melambangkan kesucian.

Sang pangeran juga diketahui sering memanjakan Ratu Victoria dengan perhiasan-perhiasan bermotif bunga jeruk. Bahkan pada 1846, Ratu Victoria mendapat hadiah ulang tahun pernikahan berupa mahkota bunga jeruk dari suaminya.

Tradisi ‘bunga jeruk’ tersebut tetap dipertahankan oleh generasi berikutnya, termasuk putri bungsu Ratu Victoria, Putri Beatrice, meskipun tidak hadir lagi dalam bentuk tiara atau mahkota.

Bentuknya menjelma ke dalam detail-detail cantik yang menghiasi gaun pengantin kaum ningrat Inggris. Gaun sutra putih dengan detail floral dan bunga jeruk lantas menjadi standar bagi para pengantin di era Victoria.

Bahkan di era modern, detail tersebut muncul lagi di gaun pengantin Ratu Elizabeth II. Di hari pernikahannya dengan Pangeran Philip pada 20 November 1947, sang ratu memakai gaun dengan keliman yang berhiaskan bordiran motif bunga jeruk di antara kristal dan mutiara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *